My life and around
Pagi ini aku terbangun dengan segar. Seperti biasa, Jane sudah masuk ke kamarku dan meletakkan sarapanku di atas meja. "Morning" sapaku "Hi, good morning, here's your Breakfast" kata Jane ramah "Ok, thanks, Jane, kalau kau tidak mau berbicara bahasa Inggris juga tak apa, ayah terlalu lebay sampai menyuruh pelayan menggunakan bahasa inggris, by the way, terima kasih" kataku sambil tersenyum "but miss, your father told me that i have to do-" "ah, forget him, tak usah memaksakan, apakah tidak capek?" sanggahku sambil duduk di meja belajar "sebenarnya capek sih non, tapi nona harus terbiasa menggunakan bahasa inggris bukan?" Tanya Jane hati-hati "em, kalau bahasa inggrismu sebagus itu seharusnya kau tidak menjadi pelayan Jane" kataku sambil memotong roti sarapan "yqh, apa boleh buat? gaji di sini besar sekali, lagipula setelah nona lulus smp aku akan keluar karena aku pun ingin melanjutkan cita-citaku, ini semua hanya untuk memenuhi biaya untuk pergi ke kuliah nanti, lagipula-" "ya, aku tau di sini masuknya ketat, setidaknya harus memiliki ilmu dan kau salah satunya, kau membuatku semakin lancar berbahasa inggris Jane" kataku setelah mengnyah. Jane hanya tersenyum manis "so, i have to go now or your father will know i speak Indonesian with you, enjoy your breakfast" kata Jane sambil melambaikan tangannya. Aku pun menghabiskan makananku. Setelah itu, aku pun mandi. Sehabis mandi aku pergi ke lantai bawah untuk pergi ke sekolah, dan di sana aku bertemu kakak-kakakku Justin dan Troy, juga adikku Lana. "Jennie, tolong ambilkan majalah Sport ku" kata Justin, kakakku yang sekarang kelas 1 SMA. "Ya, nih nih" kataku sambil memberikan majalahnya. Ya, namaku Jennifer dan aku biasa dipanggil Jennie. "Jennie, katamu cewek ini cantik ga??" Kata Troy kakakku yang kelas 2 SMP, sama denganku, sambil menunjukkan foto seorang perempuan. "Siapa tuh?? Kecengan ya??" Godaku, muka Troy langsung memerah "Bu.. Bukan kok" Lana langsung melirik fotonya "Wah!! Ini ketua Cheerleader kan!?" Teriak Lana "Troy, kau suka ketua cheerleader!?" Justin setengah berteriak "Hey kalian, jangan keras-keras, kasian Troy kan??" Kataku setengah berbisik, eh iya, sebenarnya Troy itu kakak kembarku. ""Maaf kak Jennia" kata Lana. "Iya Lana, ini Claire kan Troy?" tanyaku "Claire? Oh ya, aku tau dia, dia memang cukup terkenal dan cantik , wah seleramu bagus juga Troy" kata Justin sambil tertawa. "Apaan sih kak?" Kata Troy dengan muka merah.
- Bersambung -
- Bersambung -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar